Bangun tidur.. Tidur lagi (Mbah Surip Mode ON), lirik lagu tersebut sudah tidak asing lagi didengar oleh telinga kita. Kegiatan itu sama seperti salah satu latar belakang anak-anak kos-an.
Ada anak kuliahan yang jauh dari rumah, menyebrangi pulau, merantau menuntun ilmu dan memutuskan untuk nge-kos walaupun mempunyai saudara di kota tersebut.
Ada yang broken home, karena merasa tidak nyaman dalam sebuah keluarga yang tidak harmonis akhirnya memutuskan untuk nge-kos. Ada yang meniti karier, tabungan belum cukup untuk membeli sebuah tempat berteduh dan memutuskan untuk nge-kos. Beraneka ragam alasan mengapa seseorang memutuskan untuk nge-kos.
Hidup bisa bebas, bangun siang bahkan sore hari, pulang hingga larut pagi tidak larut malam lagi, sesuka hati, tidak mempunyai beban dan melakukan hal yang tidak dapat dilakukan jika berada dirumah, ngelembur menonton film terbaru, apalagi film action dan horror yang momentnya pas untuk ditonton tengah malam, ada yang begadang didepan laptop untuk mengerjakan tugas-tugas kuliahan, ada yang sibuk dengan aktivitas malam seperti karaoke, dunia gemerlap (dugem).
Pagi-pagi udara dingin, mata mase lima watt diakibatkan terlalu banyak aktivitas pada malam hari. Akhirnya bangun, tidur lagi. Nyaman rasanya bermalas-malasan, senang dapat menikmati hidup toh hidup cuman sekali.
Waktu terasa diatur sendiri. Sehari, seminggu, sebulan, setahun kegiatan hampir sama saja. Hingga masalah persedian keuangan menebarkan sayapnya, karena didikan lingkungan sekitar terlalu banyak bersenang-senang sehingga membuat blok mental yang negatif dan akhirnya memutuskan untuk mencari jalan pintas mendapatkan uang.
Pertanyaanya sampai kapan akan seperti itu ?? Sampai bosen dan capek. Kapan bosennya dan kapan capeknya ? Tak kan ada yang bisa dikendalikan kecuali kemauan diri sendiri.
studi kasus yang serupa 1 dari 10 orang akan menjadi pemenang jika masing-masing diberikan dana untuk dikelola dengan angka nominal yang sama. Akhirnya hanya satu orang yang berhasil menjadi pemenangnya, yang kaya tambah kaya, menengah hanya jalan ditempat dan yang miskin tambah miskin.
Disinilah peranan Blok mental sangat mempengaruhi untuk menentukan masa depan seseorang apakah gemilang atau suram. Blok mental merupakan kondisi psikologi manusia yang menghalangkan seseorang untuk mencapai tujuannya. Hanya anda yang dapat menentukan hidup anda mau dan akan seperti apa.
Berubahlah untuk masa depan yang gemilang, simple saja dimulai dari yang sederhana keluarlah dari kebisingan hidup yang hanya menyiakan waktu anda.


Tags: blok mental