<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Coretan Shintia &#187; Motivasi</title>
	<atom:link href="http://www.shintiahotono.com/category/motivasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.shintiahotono.com</link>
	<description>cewek juga bisa multitasking...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Apr 2010 13:08:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Apa Itu DEJAVU</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/apa-itu-dejavu.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/apa-itu-dejavu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 13:45:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kamu mengalami perasaan pernah melakukan kegiatan yang sama persis sebelumnya? Merasakan sebuah kondisi yang sama persis sebelumnya? Melihat dan mendengar hal yang sama sebelumnya? Hal ini memang terkadang sangat membingungkan karena pada saat itu pula kita tidak mampu mengingat kapan dan dimana pernah melakukan kegiatan tersebut. Hal tersebut seolah-olah ada dalam mimpi namun kenapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2010/01/apa-itu-dejavu.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-336" title="apa itu dejavu" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2010/01/apa-itu-dejavu-150x150.jpg" alt="apa itu dejavu" width="150" height="150" /></a>Pernahkah kamu mengalami perasaan pernah melakukan kegiatan yang sama persis sebelumnya? Merasakan sebuah kondisi yang sama persis sebelumnya? Melihat dan mendengar hal yang sama sebelumnya? Hal ini memang terkadang sangat membingungkan karena pada saat itu pula kita tidak mampu mengingat kapan dan dimana pernah melakukan kegiatan tersebut. Hal tersebut seolah-olah ada dalam mimpi namun kenapa bisa benar-benar terjadi. Inilah misteri yang biasa disebut orang dengan Déjà vu.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan penelitian, 70% manusia di bumi pernah merasakan déjà vu. Jadi, fenomena psikologis kutukan tersebut adalah hal yang sangat wajar dan bukan merupakan suatu atau karma sebagaimana banyak dipercayai orang. Déjà vu berasal dari bahasa Prancis yang artinya &#8220;pernah lihat&#8221;. Maksudnya, mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Di Yunani, fenomena ini disebut dengan paramnesia yang merupakan gabungan kata para (παρα) artinya adalah &#8220;sejajar&#8221; dan mnimi (μνήμη) artinya &#8220;ingatan&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa déjà vu bisa terjadi?<br />
<span id="more-335"></span>Pertanyaan yang muncul kemudian adalah mengapa déjà vu bisa terjadi? Jangan dulu berpikiran bahwa ini adalah fenomena alam yang tidak mampu dijelaskan secara ilmiah karena para ilmuan telah menemukan jawaban akan fenomena yang ada dalam alam pikiran manusia tersebut. Déjà vu terjadi karena adanya gelombang yang diantarkan ke dalam otak. Gelombang ini ada yang berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia. Gelombang dari dalam manusia berasal dari setiap tindakan yang dilakukan. Sementara gelombang dari luar tubuh bisa berasal dari benda-benda yang menghasilkan gelombang seperti radio, televisi, ponsel, dan lain-lain. Namun, ada kalanya otak kita sedang dalam sensitivitas tinggi sehingga gelombang yang terbaca berupa amplitudo dan frekuensi tertentu dari suatu benda diterima tanpa kita sadari.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh sederhananya suatu waktu kita dalam hati mendendangkan sebuah lagu. Lalu kita menyalakan radio dan di radio sedang dimainkan lagu yang sedang kita pikirkan tadi. Langsung kita berpikir “déjà vu”. Padahal, ini menunjukkan bahwa gelombang radio yang dikirim oleh stasiun pemancar, selain diterima oleh radio kita, juga dibaca oleh otak kita karena sifat otak kita yang super sensitive dalam menerima gelombang listrik itu tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada lagi teori lain yang menjelaskan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay”  ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Déjà vu dipengaruhi usia<br />
Ada pula yang beranggapan bahwa déjà vu ini adalah sebuah penyakit dalam ingatan sehingga semakin tua umur seseorang maka akan semakin sering pula terjadi déjà vu. Seorang ilmuwan asal Jepang dan juga merupakan seorang neuroscientist MIT , Susumu Tonegawa, melakukan eksperimen terkait fenomena ini pada tikus dengan membandingkan ingatan pribadi (episodik) dengan ingatan baru yang tercatat dalam dentate gyrus. Ia menemukan bahwa tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Alzheimer. Kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’.</p>
<p style="text-align: justify;">Macam-macam déjà vu<br />
Déjà vu juga terjadi dalam berbagai bentuk ada yang hanya bisa mengingat secara samara-samar, ada yang hanya mengingat lokasi kejadian, dan ada pula yang mengingat hal-hal yang sangat mendetail. Secara garis besar, déjà vu terdiri dari empat jenis yakni:</p>
<p style="text-align: justify;">1.    Déjà Vu<br />
Déjà vu jenis ini yang paling banyak terjadi dimana kita pernah merasakan suatu kondisi yang sama sebelumnya dan yakin pernah terjadi di masa yang lampau dan berulang kali. Sering kali pada saat itu individu akan diikuti oleh perasaan takut, rsa familiar yang kuat, dan merasa aneh.</p>
<p style="text-align: justify;">2.    Déjà Vécu<br />
Perasaan yang terjadi pada Deja Vecu lebih kuat daripada déjà vu. Deja vecu seseorang akan merasa pernah berada dalam suatu kondisi sebelumnya dengan ingatan yang lebih detail seperti ingat akan suara ataupun bau.</p>
<p style="text-align: justify;">3.    Déjà Senti<br />
Déjà Senti adalah fenomena “pernah merasakan” sesuatu. Suatu ketika kamu pernah merasakan sesuatu dan berkata “Oh iya saya ingat!” atau “Oh iya saya tahu!” namun satu dua menit kemudian sadar bahwa sebenarnya kamu tidak pernah berbicara apa pun.</p>
<p style="text-align: justify;">4.    Jamais Vu<br />
Jamais Vu (tidak pernah melihat/mengalami) adalah kebalikan dari déjà vu. Kalau déjà vu mengingat hal-hal yang sebenarnya belum pernah dilakukan sebelumnya, Jamais Vu lain lagi. Tipe déjà vu semacam ini justru tiba-tiba kehilangan memorinya dalam mengingat sesuatu hal yang pernah terjadi dalam diri. Hal ini bisa terjadi karena kelelahan otak.</p>
<p style="text-align: justify;">5.    Déjà Visité<br />
Déjà vu tipe ini lebih menitik beratkan pada ingatan seseorang akan sebuah tempat yang belum pernah ia datangai sebelumnya tapi merasa pernah merasa berada pada lokasi yang sama. Déjà Visité berkaitan dengan tempat atau geografi.<br />
(sab/foto: www.neoticode.com dan http://achtungpanzer.blogspot.com/2009/07/apa-itu-dejavu.html)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/apa-itu-dejavu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Di Dunia Maya</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/belajar-di-dunia-maya.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/belajar-di-dunia-maya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 05:14:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Kapan Saja di Kampus Maya.. Pepatah belajar di mana saja dan kapan saja tampaknya benar-benar menjadi kenyataan sekarang. Untuk belajar pun kini tak perlu repot-repot datang ke kampus untuk berinteraksi dengan dosen atau teman lainnya. Anda cukup duduk di depan komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Dari situ anda sudah cukup bisa berbangga diri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/belajar-di-dunia-maya.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-252" title="belajar di dunia maya" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/belajar-di-dunia-maya-150x150.jpg" alt="belajar di dunia maya" width="150" height="150" /></a>Belajar Kapan Saja di Kampus Maya.. Pepatah belajar di mana saja dan kapan saja tampaknya benar-benar menjadi kenyataan sekarang. Untuk belajar pun kini tak perlu repot-repot datang ke kampus untuk berinteraksi dengan dosen atau teman lainnya. Anda cukup duduk di depan komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Dari situ anda sudah cukup bisa berbangga diri menjadi seorang mahasiswa. Anda pun tak perlu ikut unjuk rasa jika merasa tak cocok dengan pelajaran yang diberikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak maraknya teknologi informasi seperti internet, belajar pun dilakukan dari depan layar monitor. Banyak lembaga dan perguruan tinggi, terutama di luar negeri, yang menawarkan program belajar jarak jauh (long distance learning). Beragam ilmu pengetahuan ditawarkan untuk menarik minat peserta. Belajar dengan cara seperti ini tentu si mahasiswa tak perlu memasuki ruang kelas. Cukup duduk manis di depan internet, baik di rumah maupun di kantor.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu lembaga yang menawarkan belajar jarak jauh ini adalah The Cornel Cooperative Extension Satellite Network (CCESN), yang membuka program belajar jarak jauh sejak 1996. Pusat kendali peralatan telekomunikasi &#8220;kampus maya&#8221; ini berpusat di Ithaca, Amerika Serikat, dengan 46 &#8220;kampus maya&#8221; yang dimilikinya. <span id="more-251"></span>Satu kampus hadir di Jenewa, yang sengaja dijinkan oleh CCESN untuk membuka program belajar mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak hanya CCESN yang menawarkan program serupa. PurpleTrain.com pun menawarkan program belajarnya yang mereka sebut e-learning. PurpleTrain.com merupakan provider yang menawarkan one-stop service pada bidang bisnis dan pendidikan teknologi informasi.</p>
<p style="text-align: justify;">PurpleTrain.com membidik kelas menengah secara individual maupun kelompok, serta karyawan perusahaan, untuk menjadi mahasiswanya. &#8220;Kami menghadirkan nilai yang tinggi dalam kualitas dan solusi pendidikan online,&#8221; kata Jolyn Chua, manajer pemasaran dan public relations lembaga yang bermarkas di Singapura ini. Tak kurang dari 300 buah kursus secara online, yang meliputi pendidikan setara diploma dalam bidang bisnis dan program teknologi informasi, disediakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kampus maya dari Singapura ini 100 persen dimiliki oleh Informatics Holdings Limited sebagai penyelenggara pelatihan serta dan pendidikan terbesar yang terdaftar di bursa saham Singapura. &#8220;Hingga kini pemakai kami mencapai 40 ribu orang,&#8221; kata Jolyn. Fasilitas terbaru yang diberikan PurpleTrain.com berupa fasiltas chatting dan diskusi langsung antaranggota. Layanan ini sebagai bentuk pembaharuan yang akan dicanangkan pada 30 Mei 2001 mendatang. Perusahaan pemilik PurpleTrain.com ini berdiri sejak 1983. Kini lembaga pendiikannya telah berkembang di 245 pusat pendidikan yang tersebar di 27 negara di belahan dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbaikan layanan berupa fasilitas berlajar, materi pelajaran, dan layanan bimbingan lainnya menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan. Direktur Cornel Cooperative Extension Gary Goff membenarkan pemberian layanan itu sebagai nilai jual mereka. &#8220;Dengan daya jangkau kita yang luas pemberian layanan terbaik bagi peserta adalah sesuatu yang wajar,&#8221; kata Gary.</p>
<p style="text-align: justify;">CCESN juga menggunakan satellite videoconferencing yang dapat diakses secara bersama pada beberapa saluran yang telah terdaftar dalam lembaga mereka. Cara itu diyakini Gary bisa menekan ongkos lebih murah tanpa mengurangi kualitas pendidikan mereka. &#8220;Dengan begitu standart yang kita tetapkan sama pada semua mahasiswa,&#8221; katanya. Untuk mengatasi kesulitan mahasiswa lembaga ini juga menyediakan layanan konseling pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas yang dimiliki, PurpelTrain.com menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi lainnya. Andrews University (AS), Curtin University of Technology (Australia), Ottawa University (AS), Oxford Brooks University (Inggris), Thames Valley University (Inggris), dan University of London merupakan mitra PurpleTrain.com mengembangkan dirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Belajar melalui internet tampaknya memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi mahasiswa. Seperti yang ditawarkan oleh Global University Alliance dalam Gua.com. Mahasiswa diberi jadwal pelajaran yang sesuai dengan kesukaaan dan waktu yang mereka miliki. Dengan begitu mahasiswa yang sibuk pun bisa mengatur sendiri jadwal belajarnya. Tak aneh mahasiswa bisa belajar lebih cepat karena tidak terikat dengan jadwal seperti dalam kampus non-maya.</p>
<p style="text-align: justify;">(<a href="http://www.tempo.co.id/edunet/ arif firmansyah" target="_blank">sumber</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/belajar-di-dunia-maya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tragedi Mudik</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/tragedi-mudik.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/tragedi-mudik.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 10:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Tas, dus, ransel, jaket, sepatu&#8230; hmm sudah lengkap semuannya. Akhirnya saya mudik juga ke kampung halaman.. Meskipun telat hwhehehe. Ting tong, wach harus cepat cepat ke terminal, waktu uwdh mepet banget dengan jam ke berangkatan. Alhasil, saya jadi orang pertama yang ditunggu orang-orang di terminal, bukannya karena uwdh langganan.. karena satu penumpang yang telat, semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/al-mubarok.JPG"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-246" title="al mubarok" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/al-mubarok-150x120.jpg" alt="al mubarok" width="150" height="120" /></a>Tas, dus, ransel, jaket, sepatu&#8230; hmm sudah lengkap semuannya. Akhirnya saya mudik juga ke kampung halaman.. Meskipun telat hwhehehe. Ting tong, wach harus cepat cepat ke terminal, waktu uwdh mepet banget dengan jam ke berangkatan. Alhasil, saya jadi orang pertama yang ditunggu orang-orang di terminal, bukannya karena uwdh langganan.. karena satu penumpang yang telat, semua orang menunggu saya, karena bis berangakat jam 5.30 saya baru tiba jam 5.37.. hihihi maav-kan daku pak supir.. ojek saya telat karena lagi asyik cangkrukan ama bolo ne.. uupppzz (<a href="http://danialadib.com/" target="_blank">danny</a>, <a href="http://www.ahlidesain.com/" target="_blank">lutfi</a> dan <a href="http://ulinnuha.com/" target="_blank">ulin</a>)</p>
<p style="text-align: justify;">klo pulang biasanya saya senang menggunakan bus malam eksekutif jurusan malang-denpasar. Daripada menggunakan travel, kereta, atau pesawat. Klo menggunakan travel, saya kesulitan untuk pi**s <img src='http://www.shintiahotono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , klo kereta harus turun sampai banyuwangi setelah itu cari bis lagi untuk menyebrang ke ketapang.. akhh ribet, dan klo pesawat, bandaranya jauh banget harus ke juanda-surabaya dulu atau paling cepet ke Abdul Rachman Saleh yang posisinya lumayan jauh dari tempat tinggal saya.</p>
<p style="text-align: justify;">(cut the long story short)</p>
<p style="text-align: justify;">Bus sudah melaju dengan kencang, akhirnya tiba di tempat singgah untuk makan tepatnya di situbondo, kemudian bus jalan lagi, sudah di banyuwangi nyebrang di pelabuhan ketapang, 30 menit allhamdulilah sudah di Bali (pelabuhan gilimanuk). Penumpang diminta untuk menyerahkan KTP, banyak banget polisi dan anjing pelacak untuk menge-cek para tamu lokal yang akan berada di Bali untuk sementara waktu. Penumpang naek lage, bus berjalan, waktu menunjukkan pukul 2.33 dini hari, sleeping beauti again.. terkantuk kantuk, akhirnya saya tidur dengan nyenyak, tidak berapa lama grodak&#8230;. Ada yang histeris teriak-teriak, <span id="more-244"></span>para bayi menangis tidak henti, hujan lebat banget di luar sana. Astajim&#8230; Bus saya miring, posisi saya tepat berada di kemiringan itu (dekat jendela) sebelah kiri deretan pak supir. Teman sebangku saya langsung melonjak ke posisi yang berlawan arah. Dalam hati saya takut banget kalo busnya guling. Banyak bus dan truk yang berhenti untuk berpartisipasi, penumpang berebut untuk turun dari bus. Semua penumpang berteduh di rumah penduduk, allhamdulilah bus bisa di derek, pak supir ternyata menghindari truk yang parkir di tikungan jalan, jika tidak dihindari apa jadinya klo bus saya menabrak truk, dan sebelah kiri jalan itu adalah jurang..</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih tuhan untuk semua kejadian yang dialami, saya bisa menghargai apa yang telah saya miliki, dan bisa mengetahui kebesaran-MU. Dan saya sampai rumah dengan selamat sehingga bisa mem-posting artikel ini. Mudah-mudahan setiap hari saya dan anda bisa selalu bersyukur untuk kejadian yang baik dan buruk. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/tragedi-mudik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1272 Pengunjung Dalam Satu Bulan</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/1272-pengunjung-dalam-satu-bulan.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/1272-pengunjung-dalam-satu-bulan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 05:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Waktu berlalu sangat cepat, pagi-siank-sore-malam-pagi lagi begitu seterusnya.. tidak terasa usia blog shintia hotono sudah nge-eksis satu bulan lamanya.. hehehe
Ada rasa bangga, senang, terharu, dan rasa semangad yang berkobar-kobar (alah..:D) dari hari kehari untuk membangun blog ini. Awalnya blog shintia hotono terbentuk diluar jalur yang direncanakan, mengapa diluar jalur yang direncanakan ? Karena awalnya bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-237" title="blog shintia hotono" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/blog-shintia-hotono.jpg" alt="blog shintia hotono" width="267" height="59" />Waktu berlalu sangat cepat, pagi-siank-sore-malam-pagi lagi begitu seterusnya.. tidak terasa usia blog <strong>shintia hotono</strong> sudah nge-eksis satu bulan lamanya.. hehehe<br />
Ada rasa bangga, senang, terharu, dan rasa semangad yang berkobar-kobar (alah..:D) dari hari kehari untuk membangun blog ini. Awalnya blog <strong>shintia hotono</strong> terbentuk diluar jalur yang direncanakan, mengapa diluar jalur yang direncanakan ? Karena awalnya bukan ini tujuannya.. <img src='http://www.shintiahotono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Dari berbagai teman yang memperhatikan tulisan saya, tulisan ini lebih cenderung mengaju pada <span id="more-235"></span>situasi kehidupan di sekitar teman-teman..<br />
Bagi saya pada saat bersosialisasi dengan siapapun dan dimanapun ada suatu kata kunci yang disebutkan dan diucapkan oleh orang-orang tersebut yang dapat saya kembangkan menjadi suatu bait yang dapat saya tulis menjadi sebuah content, dari kata kunci ini akhirnya berencana membentuk blog online <strong>shintia hotono</strong> ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap hari, dilalui sangat berbeda daripada hari-hari sebelumnya setalah saya mempunyai blog ini.. ditambah lagi setelah melihat perkembangan yang cukup baik dari blog ini yang bisa dibilang masih junior yang baru terjun untuk menjadi seorang blogger dan <a href="http://www.shintiahotono.com/petani-online.html" target="_blank">petani online</a>.. hehehe..<br />
Dalam waktu satu bulan tanpa disangka blog ini dikunjungi oleh 1272 visitor.. Allhamdulilah banget bagi saya pribadi. Mungkin bagi kebanyakan para pakar blogger dan <a href="http://www.shintiahotono.com/petani-online.html" target="_blank">petani online</a> yang perhari blog-nya dikunjungi oleh 5000 visitor adalah hal yang biasa atau nothing spesial satu bulan dikunjungi 1272 visitor tetapi bagi saya LUAR BIASA dan ini merupakan pengalaman yang baik untuk bersemangad menambah pengunjung lagi..<br />
<a class="wpGallery" title="Jumlah Pengunjung" href="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/1272-pengunjung.JPG" target="_blank"><img class="alignleft size-medium wp-image-236" title="1272 pengunjung" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/1272-pengunjung-300x84.jpg" alt="1272 pengunjung" width="300" height="84" /></a>Sedikit sharing bagaimana caranya menambah jumlah pengunjung datang ke blog anda? tentu saya blog anda harus mempunyai content atau artikel yang akan dibaca oleh para pengunjung, content dibuat senyaman mungkin untuk dibaca dan isi tidak terlalu panjang dan mbulet.. yang paling penting meng-update postingan minimal 2-3kali sehari, setelah itu tidak lepas dari yang namanya promosi PASTI-nya. Promosinya apa saja ? Promosi bisa meliputi :</p>
<p>01. Banyak kenalan teman-teman blog, bisa online maupun offline.<br />
02. Jangan lupa tinggalkan jejak komentar di blog-nya, ini bagus untuk menambah pengunjung.<br />
03. Setelah banyak teman blog, ada link yang berhubungan tukeran link, tambah erat dech persahabatannya.. hehe.<br />
04. Memposting artikel di banyak tempat (banyak situs yang isinya adalah kumpulan artikel-artikel web lain).</p>
<p style="text-align: justify;">Cara ini Sudah lazim dan bukan rahasia umum lagi.. yang penting di-praktek-an. Ini merupakan salah satu jurus ampuh dalam nge-blog yang belum ada tandingannya. Walaupun blog itu menarik dan artikelnya bagus tanpa pengunjung atau pembaca dan promosi, blog itu tidak bisa dikatakan oke, dan lama kelamaan blog itu akan berakhir naas.. kasian kan, rugi waktu, rugi artikel yang bagus. Sebenarnya pengunjung bisa datang darimana saja, bisa dari mesin pencari, referal atau link-link lainnya. Maka dari itu kata kunci untuk content sangat perlu diperhatikan juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan blog dan artikel anda ? Sudah oke dan trafiknya bagus ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/1272-pengunjung-dalam-satu-bulan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petani Online</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/petani-online.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/petani-online.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 02:46:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Sesudah lulus kuliah mau jadi apa ? Mase ingatkan anda tentang pertanyaan ini yang pernah saya ceritakan disini .
Akhirnya saya menemukan jawabannya.. Habis lulus kuliah saya akan berprofesi menjadi petani saja ? Kenapa petani ? Dilihat dari masa lalu nenek moyang kita adalah seorang pelaut seperti lirik lagu &#8220;Nenek Moyangku seorang pelaut&#8221; uupss apa hubungannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-230" title="petani online" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/10/petani-online-274x300.jpg" alt="petani online" width="274" height="300" />Sesudah lulus kuliah mau jadi apa ? Mase ingatkan anda tentang pertanyaan ini yang pernah saya ceritakan <a href="http://www.shintiahotono.com/situasi-sebelum-sidang.html" target="_blank">disini </a>.<br />
Akhirnya saya menemukan jawabannya.. Habis lulus kuliah saya akan berprofesi menjadi petani saja ? Kenapa petani ? Dilihat dari masa lalu nenek moyang kita adalah seorang pelaut seperti lirik lagu &#8220;Nenek Moyangku seorang pelaut&#8221; uupss apa hubungannya petani dengan pelaut ??? Nanti dulu ada hubungannya.. Ternyata dari zaman dahulu nenek moyang bangsa kita adalah seorang pelaut yang bertujuan untuk berdagang bukan menjadi seorang pegawai.. hihihihi begitu juga dengan petani, yang disini juga sama menjadi pedagang bukan pegawai.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah awal untuk memulai <strong>bertani online</strong> sama dengan melihat para petani yang memulai mengarap sawahnya, yaitu dengan mempunyai ladang (Blog),<span id="more-228"></span> kemudian dibajak dengan menggunakan kerbau (internet), lalu meratakan tanah menggunakan pacul (artikel), dan petani akan mulai menanam padi (posting artikel), teruz menanam padi dengan tangan mereka, bekerja menanam padi dengan cepat, berjemur di terik matahari dan lumpur (pengunjung, tafik, promosi) dan terakhir yang ditunggu yaitu memanen padinya.. tanpa disebut panen <strong>petani online</strong> anda lebih tau hehehe&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi <strong>petani online</strong> sama hal seperti petani di sawah.. Mereka bekerja dengan keras, menanam padi dengan sabar satu persatu dengan tangan mereka, membajak sawah menggunakan kerbau yang memerlukan tenaga yang sangat kuat, berjemur di terik matahari.<br />
<strong>Petani Online</strong> pun juga demikian, dengan sabar memandangi komputer 24 jam, browsing sana sini mencari peluang yang ada, belajar ini dan itu untuk mecari cara menanam bibit yang bagus dan baik (membuat artikel yang menarik). Masuk tutorial ini, forum itu, browsing sana dan sini. Kunci utamanya adalah <a href="http://www.shintiahotono.com/fokus-itu-menang.html" target="_blank">fokus</a> dan harus betah di depan layar komputer adalah modal utama untuk menjadi <strong>petani online</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa sech menariknya menjadi <strong>petani online</strong> ? Saya rasa jawabannya tergantung.. Tergantung individunya, tergantung rasa yang kuat dalam bidang <strong>petani online</strong>, dan tergantung mau merubah kehidupan yang lama ke kehidupan yang baru.. Ini sangat memerlukan dan membutuhkan kesabaran dan waktu yang extra banyak.. more than dari yang anda bayangkan. Ketika menyukai suatu topik yang menarik, rasa keingin yang kuat untuk ingin mengetahui dan berbagai pertanyaan yang terlintas dibenak kita akan suatu hal itu membuat kita tidak bisa tidur dan harus menemukan jawabannya. Jawaban ini adalah kepuasan tersendiri bagi <strong>petani online</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kesabaran untuk menanam bibit online, <strong>petani online</strong> dan meraup keuntungan tanpa perlu mengeluarkan dana yang banyak (modal), cukup membeli ladang yang murah meriah (domain dan hosting) tidak perlu mempunyai tenaga kedua (karywan), dan ladang ini juga hidup 24 jam tanpa perlu kepanasan, kekeringan, kedinginan.. hehehe</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana menurut anda ? Apa ingin menjadi <strong>petani online</strong> juga ? <img src='http://www.shintiahotono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/petani-online.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Kehidupan</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/belajar-kehidupan.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/belajar-kehidupan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 06:25:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Belajar apakah harus di sekolah atau di perguruan tinggi ?
Mengapa harus Belajar ? Apa itu Belajar Kehidupan ?
Belajar bisa dimana saja, kapan pun dimana pun..
Belajar merupakan proses seseorang memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan, dan sikap. (Margaret Gredler, terj Munandar, 1994; hlm 1).
Rela berkorban demi suatu pembelajaran kehidupan yang tidak dapat diajarkan didalam kelas, sangat sulit dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-224" title="belajar kehidupan" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/belajar-kehidupan-282x300.jpg" alt="belajar kehidupan" width="282" height="300" />Belajar apakah harus di sekolah atau di perguruan tinggi ?<br />
Mengapa harus Belajar ? Apa itu <strong>Belajar Kehidupan</strong> ?</p>
<p style="text-align: justify;">Belajar bisa dimana saja, kapan pun dimana pun..<br />
Belajar merupakan proses seseorang memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan, dan sikap. (Margaret Gredler, terj Munandar, 1994; hlm 1).<br />
Rela berkorban demi suatu pembelajaran kehidupan yang tidak dapat diajarkan didalam kelas, sangat sulit dan tidak dapat dipahami oleh orang-orang yang beranggap bahwa belajar harus didalam kelas, yang harus ada guru atau dosen dan murid.<br />
Sebagian orang ada yang beranggapan bahwa mereka itu &#8220;Aneh&#8221; bahkan ada yang kejam mengatakan tidak mempunyai arah masa depan, mau dibawa kemanakan masa depanmu kelak karena <span id="more-223"></span>didalam perkuliahan hampir tidak pernah mengikuti kelas yang harusnya ditempuh dan jarang sekali mengikuti ujian sebagaimana mestinya sedangkan statusnya aktif dalam sebuah perguruan tinggi.. Dan lucunya walaupun banyak mata kuliah yang mengulang tetapi mereka tetap KRS-an (Kartu Rancangan Studi). Mereka belajar tidak mengenal waktu, sampai dosennya pulang tidak tepat waktu karena diskusi yang tiada akhirnya karena melihat dari sudut pandang berbeda <strong>Belajar Kehidupan </strong>lebih berguna bagiku (menurut dia).</p>
<p style="text-align: justify;">Pentingnya investasi dalam pendidikan dan <strong>Belajar Kehidupan</strong> membawa efek yang akan kita bawa sampai di masyarakat. <strong>Belajar Kehidupan </strong>itu tidak mudah, tetapi juga tidak sulit. Anda memerlukan strategi, disiplin, <a href="http://www.shintiahotono.com/blok-mental.html" target="_blank">blok mental</a>, <a href="http://www.shintiahotono.com/fokus-itu-menang.html" target="_blank">fokus</a>, dan pintar melihat <a href="http://www.shintiahotono.com/termasuk-karakter-apakah-anda.html" target="_blank">karakter</a> orang lain. Tidak ada kata untuk berhenti belajar. Hidup sampai tua, belajar sampai mati.<br />
Simple Question</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah hidup ini harus berwarna dulu baru merasakan warna ?<br />
Apakah saya harus sukses dulu baru merasa sukses ?<br />
Apakah saya ini wanita setelah saya menikah ?<br />
Sama halnya dengan apakah saya pintar dulu baru belajar ?</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana menurut anda ? Tentang <strong>Belajar Kehidupan </strong>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/belajar-kehidupan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peluang Usaha Adalah Gengsi</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/peluang-usaha-adalah-gengsi.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/peluang-usaha-adalah-gengsi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 02:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Waktu kita kecil dulu, kita sering sekali bermain.. tiada hari tanpa main, bersenang-senang bersama teman-teman. Sering kali terlintas di pikran kita, suatu tempat dimana kita bisa bermain dan bersenang-senang tanpa harus sekolah, belajar, ngerjain pekerjaan rumah (PR), bersih-bersih, dan pekerjaan yang lainnya. Iri sekali melihat teman sekolah mempunyai baju atau mainan terbaru.
Saya ingat sekali pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-214" title="peluang usaha" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/peluang-usaha-231x300.jpg" alt="peluang usaha" width="231" height="300" />Waktu kita kecil dulu, kita sering sekali bermain.. tiada hari tanpa main, bersenang-senang bersama teman-teman. Sering kali terlintas di pikran kita, suatu tempat dimana kita bisa bermain dan bersenang-senang tanpa harus sekolah, belajar, ngerjain pekerjaan rumah (PR), bersih-bersih, dan pekerjaan yang lainnya. Iri sekali melihat teman sekolah mempunyai baju atau mainan terbaru.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya ingat sekali pada waktu kecil ada permainan tamagoci yang lagi nge-tren saat itu, satu sekolah belum tentu ada yang punya dan harganya lumayan mahal. Perasaan ingin memiliki dan menonjol dari yang lain (teman yang lain) begitu besar, padahal saya waktu itu masih berusia 8 tahun.. Ada teman yang tidak bisa membeli hanya bisa menonton dan memperhatikan dari kejauhan, mereka yang mampu membelinya menjadi pusat perhatian teman karena orang tua mereka mampu untuk membelinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-211"></span>Kapan yach aq bisa seperti dia. Pertanyaan itu pasti terlintas di benak kita, tanpa disadari rasa keinginan untuk menikmati hidup dan bersenang-senang sejak dini sudah melekat dibagian otak paling kecil. Dari rasa keinginan yang merasa tidak pernah puas, para pembisnis di dunia ini memanfaatkannya untuk menjual produk yang mereka produksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang memanfaatkan rasa gengsi seseorang dengan slogannya &#8220;Connecting People&#8221;, ini melihat segi tren masyarakat harus mengikuti perkembangan terkini. Dengan menggunakan produk ini, para pengguna yang menggunakannya kelihatan trendi dan percaya diri. Para pembisnis memanfaatkan rasa gengsi seseorang atau pangsa pasarnya untuk menciptakan tren produk mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak dari kita semua merasa kurang puas dan ingin menikmati kesenangan dunia, seperti gaya hidup, tren berbusana, model rambut, fashion dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Peluang usaha</strong> ini adalah faktor utama para pembisnis memulai menciptakan suatu produk yang be first, be different, be uniq. Yang pertama, yang berbeda, dan yang lain daripada yang lain. Membentuk produk dengan tiga kata itu harus pintar melihat pangsa pasar dan kemauan yang kuat.</p>
<p>Bagaimana menurut anda ? Dan apa <strong>peluang usaha</strong> yang terlintas di dalam benak anda ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/peluang-usaha-adalah-gengsi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Budak Uang</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/budak-uang.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/budak-uang.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 21:29:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Mau makan di restorant enak ? Takut harga kemahalan.. ?
Mau nongkrong di tempat elite ? Takut gag sebanding dengan anak-anak disana.. ?
Mau jalan-jalan keluar negeri ? Pake uang lagi..
Kalo sakit ke doter nebus obat ? Anda sudah tau jawabannya
Satu kata &#8220;Uang&#8221;.
Lagi-lagi uang, lagi-lagi uang.
Secara tidak langsung kebanyakan orang diperbudak oleh uang. Membanting tulang, hanya dibayar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-195" title="budak uang" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/budak-uang-300x195.jpg" alt="budak uang" width="300" height="195" />Mau makan di restorant enak ? Takut harga kemahalan.. ?<br />
Mau nongkrong di tempat elite ? Takut gag sebanding dengan anak-anak disana.. ?<br />
Mau jalan-jalan keluar negeri ? Pake uang lagi..<br />
Kalo sakit ke doter nebus obat ? Anda sudah tau jawabannya</p>
<p style="text-align: justify;">Satu kata &#8220;Uang&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Lagi-lagi uang, lagi-lagi uang.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara tidak langsung kebanyakan orang diperbudak oleh uang. Membanting tulang, hanya dibayar dengan upah rendah. Tidak kerja, maka tidak dibayar alias tidak dapat uang. Beli makan, minum, baju, tas, dan banyak kebutuhan lainnya memerlukan uang, masalah perselingkuhan, ekonomi keluarga semua hancur dan harmonis karena uang, <span id="more-194"></span>bahkan kriminalitas pencurian, perampokan, pembunuhan, harga diri juga gara-gara uang. Sedih sekali melihat teman yang menjual harga diri hanya untuk uang, melakukan itu seperti hal biasa baginya. Yang penting dapat uang.. Peduli apa dengan kamu. Tau apa dengan perasaanku, dan penderitaanku! Pemikiran yang terlalu gampang untuk mencari uang gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">Seberapa besar peran uang dikehidupan kita ?<br />
Coba kita lihat, uang adalah benda mati, tidak mempunyai pikiran, tidak mempunyai logika, tidak mempunyai perasaan, dan tidak dapat berbicara. Mengapa semua takluk, tunduk bahkan ada yang menyembah uang dan menganggap uang adalah segala-galanya. Begitu hebat peran uang di kehidupan qta. Tanpa uang, manusia adalah nothing. Bahkan uang dapat membuat orang jadi lupa daratan, lupa ingatan, dan jadi lupa diri.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-196" title="time-is-money" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/time-is-money-300x219.jpg" alt="time-is-money" width="300" height="219" />Banyak pepatah yang mengatakan &#8220;Time is money&#8221; yang artinya waktu adalah uang. Apakah kita bisa hidup tanpa uang ?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah uang menjadi tujuan hidup kita??</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah orang yang punya banyak uang bisa menjadi dewa??</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah uang adalah segalanya??</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.shintiahotono.com/uangmu-statusmu.html" target="_blank">Uangmu Statusmu</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua masalah keuangan dapat kita hadapi dan atasi jika kita sudah bebas secara finasial alias dapat uang gratis. yang tidak perlu kerja uang datang dengan sendirinya. Mau makan, nongkrong, jalan-jalan, masalah dalam rumah tangga dan kriminalitas tidak lagi ada, gara-gara uang.<br />
Banyak cara untuk mengatasi problem keuangan.. Misalnya saja melihat peluang usaha, peluang kerja, <a href="http://www.shintiahotono.com/bisnis-musiman.html" target="_blank">bisnis musiman</a>, atau investasi. Ini diawali dengan usaha dan kerja keras. Pendidikan finasial, <a href="http://www.shintiahotono.com/blok-mental.html" target="_blank">blok mental</a>, dan <a href="http://www.shintiahotono.com/fokus-itu-menang.html" target="_blank">fokus</a> pada tujuan dan cita-cita anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, lebih semangad lagi mengatasi masalah keuangan.. <img src='http://www.shintiahotono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/budak-uang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Situasi Sebelum Sidang</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/situasi-sebelum-sidang.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/situasi-sebelum-sidang.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 22:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, tanggal 15 September 2009, Shintia Hotono dinyatakan lulus kuliah.. Akh&#8230; senang, lega, capek dan terharu. Akhirnya perjuangan di kampus berakhir juga.. hahaha (modeOn). Selamat.. Selamat.. teman-teman yang mengucapkan selamat padaku. Flas back pada tanggal 14 september 2009 (kemaren harinya), aq belajar makalah yang aq buat sampai malam ditemanin dengan rintik-rintik hujan dan aroma tanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-189" title="setelah lulus mau jadi apa" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/setelah-lulus-mau-jadi-apa1-300x252.jpg" alt="setelah lulus mau jadi apa" width="300" height="252" />Selasa, tanggal 15 September 2009, Shintia Hotono dinyatakan lulus kuliah.. Akh&#8230; senang, lega, capek dan terharu. Akhirnya perjuangan di kampus berakhir juga.. hahaha (modeOn). Selamat.. Selamat.. teman-teman yang mengucapkan selamat padaku. Flas back pada tanggal 14 september 2009 (kemaren harinya), aq belajar makalah yang aq buat sampai malam ditemanin dengan rintik-rintik hujan dan aroma tanah yang berbau kas jika terkena air, semakin lama tak terasa waktu menunjukkan jam 12 malam, akhirnya aq memutuskan untuk mengistirahatkan tubuh dan tentu saja otak yang udah aq peras semalaman.. mau sholat isya dulu akh.. sebelum tidur. Pada rokaat ke-3 aq mendengar ada bunyi kletik kletik.. gag konsen sholat ne.. bulu kuduk merinding.. pikiran udah kemana-mana. Bunyi apaan tuch dalam hati? Bunyinya semakin lama semakin keras&#8230; Pas udah selesai sholat.. aq mencoba untuk memberanikan diri melihat ke belakang.. Akkkhhhhhhhhh.. Apaan ne.. aq kanget.. ternyata <span id="more-183"></span><img class="alignleft size-medium wp-image-190" title="bocor" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/bocor1-225x300.jpg" alt="bocor" width="225" height="300" />KamarQ bocor.. Jiaahhh.. ya ampun kuk bisa? Mana besok harus disidang, pikiran udah capek.. mau tidur.. tumben2nya bocor.. akhirnya aq ambil ember untuk menampung air yang jatuh dari atas langit-langit yang retak. Astafirullah.. akhirnya aq tidur dikamar sebelah (kamar temen).. alhasil gag bisa tidur blass.. lalu aq bangun, karena gag bisa tidur.. nunggu saur sampe subuh. Hujan udah berhenti, aq memutuskan untuk melihat kembali kondisi kamarku lagi. Kayaknya udah bisa aq tempati lagi, ember yang berisi air hujan aq buang, kemudian kasur aq naikkan lagi ketempatnya. Mata udah ngantuk banget akhirnya aq tidur setelah sholat subuh.</p>
<p style="text-align: justify;">weii.. weii.. dor.. dor.. plak.. plak.. suara anak-anak satu kediaman di pagi hari. Berisik banget.. akhh.. aq terbangun dari tidur.. cuman 3 jam iztirahat. Akhirnya karena gag bisa tidur aq memutuskan untuk membuka kembali laptopQ dan mempelajari materi untuk sidang jam 2 siank nanti.. Utek-utek sana sini tak terasa waktu udah menunjukkan pukul 11.20.. wach mau siap-siap ne. Udah selesai rapi-rapi akhirnya aq meluncur ke kampuz. Sidang berjalan dengan lancar dan akhirnya lulus. hehehehe Setelah selesai sidang jam 4 sore, aq balik k rumah jam 8.30 malam. Ngantuk banget.. ketiduran sampai saur hahahaha&#8230; Lelah sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang udah lulus kuliah.. Mau melakukan apa setelah ini ??? Pertanyaan yang melintas dibenakku..  Nilai sidang berapa iaa.. ? hmm.. Nilaimu menentukan Tujuanmu.. hahhaha. Apakah</p>
<p style="text-align: justify;">Nilai A = Dosen<br />
Nilai B = Pegawai<br />
Nilai C = Guru<br />
Nilai D = Bos<br />
Nilai E = Entreprenuer (Pengusaha).</p>
<p style="text-align: justify;">Enaknya nilai yang mana ne ? hehehe.. Yang jelaz untuk saat ini dan satu bulan kedepan.. aq ingin menikmati hari-hari yang lama telah terbuang dengan kesibukan dikampus. Dan Fokus dengan cita-cita dan harapan yang akan terbentuk setelah tanggal 15 september.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi teman-teman seperjuangan.. Selamat Merasakan Rasa di Sidang. SemangaD.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/situasi-sebelum-sidang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uangmu Statusmu</title>
		<link>http://www.shintiahotono.com/uangmu-statusmu.html</link>
		<comments>http://www.shintiahotono.com/uangmu-statusmu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 04:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Shintia Hotono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.shintiahotono.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa bernilaikah seseorang ?
Apa harus diukur dari kekayaan yang dia miliki ? Uang yang berlimpah ?
Jawaban IYA, this&#8217;s true.. dengan berbagai alasan dan pengalaman dalam menghadapai kejamnya dunia ini, yang menuntut semua orang harus memiliki alat pembayaran yang sah dalam jumlah yach.. (kalo bisa banyak) untuk menunjukan status sosial dan derajat seseorang. Apakah mereka akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-162" title="uangmu statusmu" src="http://www.shintiahotono.com/wp-content/uploads/2009/09/uangmu-statusmu-271x300.jpg" alt="uangmu statusmu" width="271" height="300" />Seberapa bernilaikah seseorang ?<br />
Apa harus diukur dari kekayaan yang dia miliki ? Uang yang berlimpah ?<br />
Jawaban IYA, this&#8217;s true.. dengan berbagai alasan dan pengalaman dalam menghadapai kejamnya dunia ini, yang menuntut semua orang harus memiliki alat pembayaran yang sah dalam jumlah yach.. (kalo bisa banyak) untuk menunjukan status sosial dan derajat seseorang. Apakah mereka akan dipandang full mata atau  sebelah mata saja. Wajah dan penampilan fisik nomer urut terakhir jika sudah menilai dari sisi materi. Apapun dizaman zekarang tidak ada yang free.. Buang air kecil adjah harus bayar. Hanya bernafas adjah yang tidak menuntut untuk dibayar.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi, Jika jawaban TIDAK, this&#8217;s not true.. Jika kekayaan tidak lagi menjadi faktor utama Segala kekayaan dia miliki, tetapi miskin hati dan ilmu. Apa tidak jauh lebih mengerikan. Disaat semua harta dunia dimiliki tetapi hampa dan sendiri. <span id="more-160"></span>Ketika kebersamaan, kehangatan, kesehatan, kekeluargaan dirasa jauh diatas segala-galanya. Materi menjadi nomer urut yang terbalik.</p>
<p style="text-align: justify;">Penilain seseorang atas dirinya mencerminkan bagaimana dia akan menghargai usaha dan status orang lain. Disinilah faktor agama sangat mendukung sebagai pelengkap diatas apapaun. Bercerminlah dari dalam diri sendiri sebelum mengomentari seseorang. Apakah anda sudah menjadi yang terbaik ??? Jangan mudah terpengaruh dan menyerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Permukaan tidak selalu indah dilihat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.shintiahotono.com/uangmu-statusmu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
