Waktu kita kecil dulu, kita sering sekali bermain.. tiada hari tanpa main, bersenang-senang bersama teman-teman. Sering kali terlintas di pikran kita, suatu tempat dimana kita bisa bermain dan bersenang-senang tanpa harus sekolah, belajar, ngerjain pekerjaan rumah (PR), bersih-bersih, dan pekerjaan yang lainnya. Iri sekali melihat teman sekolah mempunyai baju atau mainan terbaru.
Saya ingat sekali pada waktu kecil ada permainan tamagoci yang lagi nge-tren saat itu, satu sekolah belum tentu ada yang punya dan harganya lumayan mahal. Perasaan ingin memiliki dan menonjol dari yang lain (teman yang lain) begitu besar, padahal saya waktu itu masih berusia 8 tahun.. Ada teman yang tidak bisa membeli hanya bisa menonton dan memperhatikan dari kejauhan, mereka yang mampu membelinya menjadi pusat perhatian teman karena orang tua mereka mampu untuk membelinya.
Kapan yach aq bisa seperti dia. Pertanyaan itu pasti terlintas di benak kita, tanpa disadari rasa keinginan untuk menikmati hidup dan bersenang-senang sejak dini sudah melekat dibagian otak paling kecil. Dari rasa keinginan yang merasa tidak pernah puas, para pembisnis di dunia ini memanfaatkannya untuk menjual produk yang mereka produksi.
Ada yang memanfaatkan rasa gengsi seseorang dengan slogannya “Connecting People”, ini melihat segi tren masyarakat harus mengikuti perkembangan terkini. Dengan menggunakan produk ini, para pengguna yang menggunakannya kelihatan trendi dan percaya diri. Para pembisnis memanfaatkan rasa gengsi seseorang atau pangsa pasarnya untuk menciptakan tren produk mereka.
Banyak dari kita semua merasa kurang puas dan ingin menikmati kesenangan dunia, seperti gaya hidup, tren berbusana, model rambut, fashion dan sebagainya.
Peluang usaha ini adalah faktor utama para pembisnis memulai menciptakan suatu produk yang be first, be different, be uniq. Yang pertama, yang berbeda, dan yang lain daripada yang lain. Membentuk produk dengan tiga kata itu harus pintar melihat pangsa pasar dan kemauan yang kuat.
Bagaimana menurut anda ? Dan apa peluang usaha yang terlintas di dalam benak anda ?

